Pengaplikasian Analytic Hirearchy Process dalam Mengidentifikasi Bakat Atlet Tenis Lapang

AHP Identifikasi Bakat Tenis Lapang

Authors

  • Fahreji Nauval
    Fahreji@upi.edu
    Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Agus Rusdiana Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Iman Imanudin Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Iwa Ikhwan Hidayat Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Sam Hardwis Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia
  • Tono Haryono Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat, Indonesia, Indonesia

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakat atlet tenis lapang usia spesialisasi yaitu 12-14 tahun. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunkan Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk mengetahu elemen mana yang memiliki peran penting dalam mendukung atlet tenis lapang. Mixed-Methode Research (MMR) digunakan dalam penelitian ini dengan studi literatur dan memberikan kuesioner kepada 30 pelatih yang ada di Jawa Barat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kriteria somatotype adalah kriteria terpenting dengan presentase 20.8% dan tiga sub-kriteria terpenting yaitu mesomorph 20.8%, Tinggi Badan 10.3% dan VO2 Max 8.5% serta sub-kriteria terendah yaitu endomorph 4.2%. model identifikasi bakat ini dapat mementukan variabel prioritas dalam identifikasi bakat atlet tenis lapang.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>