https://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/issue/feedJumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga2026-07-03T02:24:56+00:00Alan Alfiansyah Putra Karo Karoalanalfiansyahputra03@gmail.comOpen Journal Systems<p>Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga merupakan kumpulan yang berasal dari tugas akhir mahasiswa ataupun hasil penelitian mahasiswa di bidang Pendidikan Olahraga. Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga terbit setahun tiga kali yaitu pada bulan Januari, April dan Oktober.</p>https://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5125Pengaruh Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pelatihan Olahraga di Era Digital2026-04-18T02:21:10+00:00Muhammad Naufal Ramadhannaufalramadhan133@student.upi.eduMuhammad Faiq Fadhlul Azizfaiqfadhlul02@student.upi.eduMochamad Whilky Rizkyanfiwilkysgm@upi.edu<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kemajuan teknologi digital telah menghadirkan perubahan signifikan dalam kegiatan pelatihan olahraga, termasuk dalam cara pelatih memberikan instruksi kepada atlet. Dalam situasi tersebut, penggunaan Bahasa Indonesia menjadi sangat penting untuk memastikan komunikasi berlangsung secara jelas, efektif, dan mudah dipahami selama pelatihan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengaruh penggunaan Bahasa Indonesia dalam pelatihan olahraga di era digital melalui kajian pustaka yang menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan. Metode yang digunakan adalah observasi literatur untuk menemukan temuan-temuan utama mengenai efektivitas penggunaan Bahasa Indonesia dalam proses pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dapat meningkatkan motivasi atlet, memperkuat interaksi dalam komunikasi digital, memperluas akses terhadap pelatihan, serta meminimalisir kebingungan akibat penggunaan istilah asing. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan Bahasa Indonesia secara optimal berperan dalam meningkatkan pemahaman pembelajaran, kualitas komunikasi, dan efektivitas pelatihan olahraga, terutama dalam proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital.</span></span></p>2026-04-18T02:20:37+00:00Copyright (c) 2026 Muhammad Naufal Ramadhan, Muhammad Faiq Fadhlul Aziz, Mochamad Whilky Rizkyanfihttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5284Studi Tentang Pola Cedera Yang Sering Terjadi Pada Atlet Tenis Lapangan Dan Upaya Pencegahannya 2026-04-18T02:35:01+00:00Mufti Abdillahnurulyulfriza@gmail.comJeremia Tarigannurulyulfriza@gmail.comM. Fahri Arridhonurulyulfriza@gmail.comEdra Passaribunurulyulfriza@gmail.comIndah Khustul Khotimahnurulyulfriza@gmail.comNurkadrinurulyulfriza@gmail.com<p>Tenis lapangan merupakan olahraga dengan tuntutan kekuatan, kecepatan, daya tahan, koordinasi, dan konsentrasi tinggi. Gerakan berulang dan perubahan arah secara tiba-tiba membuat atlet rentan mengalami cedera, terutama pada lengan dan ekstremitas bawah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola cedera yang sering terjadi pada atlet tenis lapangan, faktor penyebabnya, dan upaya pencegahan yang dilakukan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 20 atlet Klub Tenis UNIMED yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis cedera yang paling banyak dialami adalah tennis elbow (40%), cedera pergelangan tangan (25%), pergelangan kaki (20%), bahu (10%), dan lutut (5%). Cedera lebih banyak terjadi saat latihan (60%) dibanding pertandingan (40%). Faktor dominan penyebab cedera adalah teknik pukulan yang kurang tepat (45%), pemanasan yang tidak optimal (30%), kelelahan otot (15%), serta penggunaan raket yang tidak sesuai (10%). Upaya pencegahan yang dilakukan atlet meliputi pemanasan dan peregangan (85%), pendinginan (70%), latihan penguatan otot (60%), evaluasi teknik (50%), serta istirahat dan perawatan pascalatihan (40%), namun belum diterapkan secara konsisten. Penelitian menyimpulkan bahwa cedera pada atlet tenis lapangan berkaitan erat dengan faktor teknik dan kesiapan fisik. Penguatan otot spesifik, peningkatan kualitas pemanasan, serta pengawasan teknik dapat menjadi strategi pencegahan cedera yang efektif.</p>2026-04-18T02:34:58+00:00Copyright (c) 2026 Mufti Abdillah, Jeremia Tarigan, M. Fahri Arridho, Edra Passaribu, Indah Khustul Khotimah, Nurkadrihttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5291Analisis Gaya Bahasa Indonesia Dalam Pemberitaan Pertandingan Cabang Olahraga Tradisional atau Modern Indonesia2026-04-18T03:00:16+00:00Faisal Mulki Almubarokfaisalmulki78@student.upi.eduNadwah Siti Wardatus Syarifahfaisalmulki78@student.upi.eduAhmad Sibro Mulsifaisalmulki78@student.upi.eduAngga Ramdhanifaisalmulki78@student.upi.eduGabriell Deandra Prama Ardythiafaisalmulki78@student.upi.eduJulmi Anwarfaisalmulki78@student.upi.eduMochamad Whilky Rizkyanfifaisalmulki78@student.upi.edu<p>Studi ini bermaksud mengeksplorasi dan mengkontraskan penerapan gaya bahasa jurnalistik dalam pelaporan pertandingan cabang olahraga (cabor) tradisional serta cabor modern di media massa Indonesia. Dualitas antara olahraga yang telah terintegrasi secara internasional seperti sepak bola, bulu tangkis dan olahraga yang berbasis pada tradisi lokal seperti pencak silat dan pacu jalur diperkirakan tercermin dalam pendekatan representasi bahasa oleh media. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten stilistika terhadap sampel artikel berita dari platform daring terkemuka yang diterbitkan dalam jangka waktu tertentu. Data yang dievaluasi meliputi pengenalan, kategorisasi, dan tingkat kemunculan berbagai majas seperti perbandingan, pertentangan, perulangan serta kosakata konotatif.Pelaporan cabor modern umumnya ditandai oleh gaya bahasa yang menekankan data numerik, keprofesionalan, dan penggambaran dramatis kompetisi global, sering kali memanfaatkan majas yang bersifat universal. Di sisi lain, pelaporan cabor tradisional secara konsisten mengandalkan gaya bahasa yang kaya metafora budaya, kepahlawanan, dan sentuhan lokal untuk memperkuat identitas serta nilai-nilai kultural. Temuan ini mengonfirmasi bahwa media memanfaatkan bahasa sebagai instrumen strategis dalam membentuk persepsi olahraga, dengan implikasi penting bagi penyusunan program studi jurnalisme olahraga dan inisiatif pemeliharaan budaya melalui komunikasi publik<strong>.</strong></p>2026-04-18T02:59:53+00:00Copyright (c) 2026 Faisal Mulki Almubarok, Nadwah Siti Wardatus Syarifah, Ahmad Sibro Mulsi, Angga Ramdhani, Gabriell Deandra Prama Ardythia, Julmi Anwar, Mochamad Whilky Rizkyanfihttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5396Optimalisasi Bahasa Indonesia Sebagai Media Motivasi,Komunikasi,dan Inovasi Dalam Dunia Olahraga Modern2026-04-18T03:14:41+00:00Adista Bilqiselisaevariyantihutapea@student.upi.eduAndini Lestarielisaevariyantihutapea@student.upi.eduelisa Hutapeaelisaevariyantihutapea@student.upi.eduFatimah Azzahraelisaevariyantihutapea@student.upi.eduLilis Linda Kurniawatielisaevariyantihutapea@student.upi.eduPriskillaelisaevariyantihutapea@student.upi.eduMochamad Whilky Rizkyanfielisaevariyantihutapea@student.upi.edu<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam fungsi strategis Bahasa Indonesia sebagai media motivasi, komunikasi, dan inovasi dalam dunia olahraga modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui kombinasi studi kepustakaan dan simulasi data lapangan. Data diperoleh dari analisis literatur ilmiah, observasi simulatif terhadap interaksi kebahasaan dalam konteks pelatihan dan kompetisi, serta wawancara tiruan dengan pelatih dan atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia berperan penting dalam membentuk motivasi dan semangat juang atlet melalui penggunaan pesan yang positif dan persuasif, memperkuat komunikasi efektif antarindividu dan antartim dalam proses pembinaan, serta menjadi sarana bagi lahirnya inovasi dalam metode pelatihan, pendidikan, dan manajemen olahraga. Upaya optimalisasi Bahasa Indonesia dalam dunia olahraga modern dapat diwujudkan melalui peningkatan literasi bahasa olahraga, pengembangan keterampilan komunikasi profesional, dan integrasi nilai-nilai kebahasaan dalam sistem pembinaan keolahragaan nasional.</p>2026-04-18T03:14:29+00:00Copyright (c) 2026 Adista Bilqis, Andini Lestari, elisa Hutapea, Fatimah Azzahra, Lilis Linda Kurniawati, Priskilla, Mochamad Whilky Rizkyanfihttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5486Peran Literasi Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Teoritis Pendidikan Jasmani2026-04-18T03:30:00+00:00Moch Arsyi Dwi Renorenoarsyii@student.upi.eduMuhammad Abdy Wiratamarenoarsyii@student.upi.eduFirman Rizqi Wijayarenoarsyii@student.upi.eduMuhammad Rasya Radiansyahrenoarsyii@student.upi.eduMuhammad Zaidan Musapa Kamalrenoarsyii@student.upi.eduMochamad Whilky Rizkyanfirenoarsyii@student.upi.edu<p>Pemahaman materi teoritis dalam Pendidikan Jasmani sering terhambat oleh rendahnya kemampuan membaca dan menafsirkan teks akademik. Kondisi ini menunjukkan perlunya literasi bahasa Indonesia yang kuat agar peserta didik mampu mengolah informasi, memahami konsep, dan mengaitkan teori dengan praktik pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menilai peran literasi bahasa Indonesia dalam meningkatkan pemahaman materi teoritis Pendidikan Jasmani. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif deskriptif dengan instrumen tes literasi dan tes pemahaman materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi berpengaruh positif terhadap ketepatan memahami konsep, menganalisis materi, dan menarik hubungan antarkomponen teori. Temuan ini menegaskan bahwa literasi bahasa merupakan faktor pendukung utama dalam pembelajaran teoritis Pendidikan Jasmani. Kesimpulannya, peningkatan literasi bahasa Indonesia perlu menjadi bagian strategis dalam penguatan kompetensi akademik peserta didik.</p>2026-04-18T03:29:55+00:00Copyright (c) 2026 Moch. Arsyi Dwi Reno, Muhammad Abdy Wiratama, Firman Rizqi Wijaya, Muhammad Rasya Radiansyah, Muhammad Zaidan Musapa Kamal, Mochamad Whilky Rizkyanfihttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5514Penggunaan Bahasa Indonesia yang Efektif dalam Pembelajaran Penjas Untuk Meningkatkan Motivasi Siswa2026-04-18T03:37:56+00:00Haqqi Alfanihaqqialfani822@student.upi.eduMuhammad Rifky Maulanamuhammadrifkymaulana24@student.upi.eduMuhammad Rifky Maulanamuhammadrifkymaulana24@student.upi.eduGhozi Amrullohghoziamrulloh34@student.upi.eduGhozi Amrullohghoziamrulloh34@student.upi.eduM. Abidzar Algifarialgifari17@student.upi.eduTarigan Anggi Yoba Adhityaanggiyoba2007@student.upi.eduArifa Muhammad Alfariqarifamuhammad1@student.upi.eduMochamad Whilky Rizkyanfiwilkysgm@upi.edu<p>Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik memiliki peranan yang signifikan dalam mendukung keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani (Penjas), terutama dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara penggunaan Bahasa Indonesia yang jelas, tepat, dan komunikatif oleh guru Penjas dengan tingkat motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berbasis skala sikap. Instrumen penelitian mengukur persepsi siswa terhadap kejelasan instruksi guru serta indikator motivasi belajar yang meliputi antusiasme, keaktifan, kepercayaan diri, dan ketekunan dalam mengikuti pembelajaran Penjas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan Bahasa Indonesia oleh guru, yang ditandai dengan pemahaman instruksi yang baik dan tingginya motivasi belajar siswa. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan positif antara penggunaan Bahasa Indonesia yang efektif dengan peningkatan motivasi belajar dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Dengan demikian, penggunaan Bahasa Indonesia yang baik tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menciptakan pembelajaran Penjas yang menarik, aman, dan bermakna bagi siswa.</p>2026-04-18T03:37:37+00:00Copyright (c) 2026 Haqqi Alfani, Muhammad Rifky Maulana, Muhammad Rifky Maulana, Ghozi Amrulloh, Ghozi Amrulloh, M. Abidzar Algifari, Tarigan Anggi Yoba Adhitya, Arifa Muhammad Alfariq, Mochamad Whilky Rizkyanfihttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5522Analisis keterampilan Senam Lantai siswa SMP Negeri 3 Bandung2026-07-01T06:43:42+00:00Ali Jabarudinalijabarudin06@upi.eduSalmanaman.emberik@upi.edu<p>Banyak siswa-siswi SMP Negeri 3 Bandung memperoleh nilai keterampilan rolling depan di bawah KKM 75, sehingga kondisi ini menjadi dasar pelaksanaan penelitian. Tujuan penelitian adalah mengetahui tingkat keterampilan rolling depan siswa. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan sampel 34 siswa yang dipilih melalui teknik Stratified Proportional Random Sampling. Pengukuran keterampilan dilakukan menggunakan tes unjuk kerja dengan rubrik penilaian, dan data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterampilan rolling depan siswa berada pada kategori terampil, dengan rata-rata skor 7,11 poin, nilai tertinggi 10 poin, dan nilai terendah 5 poin.</p>2026-04-18T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ali Jabarudin, Salmanhttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5647Pengaruh Tingkat Kepercayaan Diri Dan Minat Belajar Peserta Didik Terhadap Roll Depan Dalam Senam Lantai Di Smk Muhammadiyah Loa Kulu Kelas X2026-07-01T06:57:19+00:00Nadiva Nur‘ Aini Dyah Winanta2211102422007@umkt.ac.idAndri Tri Raharjaatr105@umkt.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepercayaan diri dan minat belajar peserta didik kelas X terhadap pembelajaran roll depan pada materi senam lantai di SMK Muhammadiyah Loa Kulu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional serta desain non-eksperimental. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X yang mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan pada materi senam lantai. Sampel penelitian berjumlah 20 peserta didik kelas X yang dipilih sesuai dengan kebutuhan penelitian. Instrumen penelitian berupa angket kepercayaan diri dan angket minat belajar yang disusun berdasarkan indikator psikologis dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk mengelompokkan kategori setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar peserta didik berada pada kategori sedang sebesar 55,00% dan kategori rendah sebesar 45,00%. Pada variabel kepercayaan diri, sebanyak 45% peserta didik berada pada kategori rendah, 35% pada kategori sedang, dan 20% pada kategori sangat rendah. Secara umum, hasil penelitian mengindikasikan bahwa minat belajar dan kepercayaan diri peserta didik kelas X masih belum optimal dalam pembelajaran roll depan senam lantai. Oleh karena itu, kepercayaan diri dan minat belajar perlu mendapat perhatian melalui strategi pembelajaran agar proses pembelajaran senam lantai berlangsung efektif dan bermakna bagi perkembangan fisik dan psikologis peserta didik secara.</p>2026-07-01T06:51:35+00:00Copyright (c) 2026 Nadiva Nur‘ Aini Dyah Winanta, Andri Tri Raharjahttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5656Analisis Literatur tentang Peran Teknologi Interactive Flat Panel dalam Transformasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Menengah Pertama2026-07-01T06:58:46+00:00Afifudin Afifudinafifudin291198@gmail.comAsep Sahrul Gunawanafifudin291198@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran teknologi <em>Interactive Flat Panel</em> dalam transformasi pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Menengah Pertama melalui kajian literatur sistematis. Metode penelitian menggunakan pendekatan <em>library research</em> dengan teknik <em>purposive sampling</em> terhadap publikasi ilmiah periode 2020-2025 yang dianalisis menggunakan <em>content analysis</em> tematik berbasis protokol PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IFP memiliki karakteristik teknologi yang mendukung pembelajaran PJOK melalui fitur multimedia interaktif, visualisasi tiga dimensi, dan evaluasi digital yang meningkatkan pemahaman konseptual siswa. Strategi integrasi IFP memerlukan pendekatan pedagogis sistematis berbasis <em>student-centered learning</em>, pengembangan kompetensi digital guru, serta keseimbangan pembelajaran teoretis dan praktis untuk mencapai tujuan kurikulum. Implementasi IFP berdampak positif terhadap hasil belajar siswa pada domain kognitif dengan meningkatkan pemahaman materi teoretis, domain psikomotor melalui penguatan keterampilan teknik gerakan, serta domain afektif dengan meningkatkan motivasi dan sikap positif terhadap aktivitas jasmani. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam teknologi pendidikan dan praktis bagi pengembangan pembelajaran PJOK di era digital.</p>2026-07-01T06:58:46+00:00Copyright (c) 2026 Afifudin Afifudin, Asep Sahrul Gunawanhttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5853Pengaruh Pelatihan Shooting Under Pressure Drill Dan Moving Shooting Drill Terhadap Keterampilan Shooting Pada Ekstrakurikuler Bola Basket Sma Negeri 1 Busungbiu2026-07-03T02:24:56+00:00Aldi Agastiya Kadekaldikadek49@gmail.comKadek Yogi Parta Lesmanaaldikadek49@gmail.comPeby Gunartoaldikadek49@gmail.com<p><em>Shooting under pressure drill </em>dan <em>Moving Shooting drill </em>merupakan bentuk latihan yang memiliki karakteristik berbeda namun sama-sama berpotensi meningkatkan keterampilan <em>shooting. </em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan <em>shooting under pressure drill dan moving shooting drill</em> terhadap keterampilan shooting peserta ekstrakurikuler bola basket SMA Negeri 1 Busungbiu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain <em>two group pretest-posttest design</em>. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok perlakuan. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan shooting bola basket. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kedua kelompok setelah diberikan perlakuan (p < 0,05). Kelompok shooting under pressure drill menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok moving shooting drill. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan shooting under pressure drill dan moving shooting drill berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan shooting, dan shooting under pressure drill lebih efektif diterapkan dalam meningkatkan akurasi shooting.</p>2026-07-01T07:05:27+00:00Copyright (c) 2026 Aldi Agastiya Kadek, Kadek Yogi Parta Lesmana, Peby Gunartohttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5691Tingkat Kondisi Fisik Pada Pemain Futsal Putra SMK Taruna Satria2026-07-01T07:11:32+00:00Rifo Agasi Pratamarifoagasipratama88@gmail.comAlficandrarifoagasipratama88@gmail.com<p>Tujuan dari penelitian ini adalah melihat tingkat kondisi fisik pemain futsal putra SMK Taruna Satria. Dalam penelitian ini diangkat sebeb ada beberapa masalah yang ditemui saat observasi lansung lansung dilapangan diantaranya kondisi fisik pemain futsal putra SMK taruna satria belum diketahui oleh pelatih dengan data yang valid, pemain sering mengalami kelelahan dini saat bertanding maupun saat berlatih, kelemahan daya tahan jantung seperti ketidakmampuan mempertahankan intensitas pemain selama 20 menit penuh akibat kapasitas aerobik yang rendah. Kelincahan pemain masih rendah sering kali kelihatan kesulitan mengubah arah gerakan cepat, kelemahan pada kecepatan pemain lambat dalam merebut bola dari lawan, daya ledak otot tidak cukup kuat terlihat dari tendangan tidak meluncur keras kearah gawang, kelentukan tubuh pemain rendah yang sering menyebabkan resiko cidera otot saat melakukan gerakan ektrem seperti loncatan atau putaran. Jenis penelitian digunakan deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian ini yang mengikuti ektrakulikuler futsal, dengan tektik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggukanan purposive sampling, jadi dalam penelitian ini sampel yang berjumlah 16 orang. Tes yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggukan tes dan pengukuran diataranya tes leg dynamometer, tes sit and reach, tes shuttle run, tes sprint 30 meter dan yang terakhir lari 15 menit. Dari tes yang sudah di lakukan pada pemain futsal putra SMK Taruna Satria hasil yang di peroleh pada kategori “Kurang” dengan di buktikan nilai rata-ratanya 4,0 – 5,9.</p>2026-07-01T07:11:32+00:00Copyright (c) 2026 Rifo Agasi Pratama, Alficandrahttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5712Analisis Perkembangan Teknik dan Strategi Permainan Bola Voli Modern di Indonesia2026-07-01T07:20:22+00:00Fariz Maulanifarizmaulanie11@gmail.comNoval Anugrahnovalanugrah000@gmail.com<p>Permainan bola voli modern di Indonesia mengalami transformasi signifikan dalam aspek teknik dan strategi selama dekade terakhir seiring dengan tuntutan kompetisi internasional yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan teknik dasar, evolusi strategi dan taktik, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi perkembangan bola voli modern di Indonesia periode 2015-2025. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka melalui penelusuran artikel jurnal dan publikasi ilmiah dari basis data elektronik seperti Google Scholar dan DOAJ, dianalisis menggunakan teknik analisis konten kualitatif dengan kategorisasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik dasar mengalami peningkatan melalui model pembelajaran kooperatif dan modifikasi permainan dengan capaian penguasaan meningkat hingga 78,1 persen, meskipun teknik <em>blocking</em> masih memerlukan penguatan khusus. Evolusi taktik memperlihatkan <em>open spike</em> sebagai teknik serangan paling efektif dengan tingkat efektivitas 15,9 persen, sementara efektivitas <em>service</em> dan <em>block</em> masih rendah. Faktor-faktor kunci yang memengaruhi perkembangan meliputi integrasi teknologi analisis berbasis sensor, metode monitoring beban latihan komprehensif, peningkatan kompetensi pelatih melalui sertifikasi internasional, dan keberadaan kompetisi profesional Proliga sebagai wadah inovasi taktis. Kolaborasi PBVSI dengan FIVB dalam program pelatihan pelatih mencerminkan komitmen sistemik terhadap penguatan kapasitas pembinaan berbasis <em>sport science</em> untuk meningkatkan daya saing bola voli Indonesia di arena regional dan global.</p>2026-07-01T07:20:22+00:00Copyright (c) 2026 Fariz Maulani, Noval Anugrahhttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5722Optimalisasi Pembelajaran PJOK dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa2026-07-03T00:23:27+00:00Afgar Maulana Karsanoafgarmaulana05@gmail.comBela Nurjamanafgarmaulana05@gmail.comMuhamad Ilyasafgarmaulana05@gmail.comAsep Sahrul Gunawanafgarmaulana05@gmail.com<p>Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) berperan penting dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam aktivitas fisik di sekolah. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa rendahnya keterlibatan siswa akibat pendekatan pembelajaran yang kurang variatif dan berpusat pada guru. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi pembelajaran PJOK dalam meningkatkan partisipasi siswa melalui studi literatur. Metode penelitian menggunakan kajian terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berpusat pada siswa, penggunaan model pembelajaran variatif, serta peran aktif guru sebagai fasilitator mampu meningkatkan partisipasi siswa secara signifikan. Optimalisasi pembelajaran PJOK tidak hanya berdampak pada keterlibatan fisik siswa, tetapi juga meningkatkan motivasi dan interaksi sosial dalam pembelajaran.</p>2026-07-03T00:23:27+00:00Copyright (c) 2026 Afgar Maulana Karsano, Bela Nurjaman, Muhamad Ilyas, Asep Sahrul Gunawanhttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5780Pengaruh Latihan Dumbbell terhadap Kecepatan Pukulan Gyaku Tsuki pada Atlet Karate Junior2026-07-03T00:31:14+00:00Eka Kurnia Darismanekakurniadarisman@unipasby.ac.idYandika Fefrian Rosmiharunrosyid981@gmail.comRiga Mardhikaharunrosyid981@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan beban dumbbell terhadap peningkatan kecepatan pukulan <em>gyaku tsuki</em> pada atlet karate junior. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe <em>one group pretest–posttest</em>. Subjek penelitian berjumlah 15 atlet karate junior yang mengikuti program latihan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Kecepatan pukulan diukur menggunakan instrumen berbasis waktu (detik) sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, serta uji <em>paired sample t-test</em> pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan waktu yang signifikan dari 0,42 detik menjadi 0,36 detik (p < 0,05), yang mengindikasikan peningkatan kecepatan pukulan setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan beban dumbbell efektif meningkatkan performa pukulan melalui adaptasi neuromuskular dan peningkatan kekuatan otot yang relevan dengan teknik <em>gyaku tsuki</em>. Latihan ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari program pengembangan kondisi fisik atlet karate junior.</p>2026-07-03T00:31:14+00:00Copyright (c) 2026 Eka Kurnia Darisman, Yandika Fefrian Rosmi, Riga Mardhikahttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5831Penerapan Pola Komunikasi Non-Verbal Dalam Tim Futsal Internona Samarinda2026-07-03T00:37:41+00:00Hildegardis Rekalisti Dehong2111102422011@umkt.ac.idJulianur2111102422011@umkt.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pola komunikasi non-verbal dalam tim futsal Internona Samarinda serta mengidentifikasi perannya dalam meningkatkan efektivitas permainan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam terhadap pelatih dan delapan pemain, serta dokumentasi kegiatan latihan dan pertandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi non-verbal menjadi elemen penting dalam situasi permainan berintensitas tinggi, terutama ketika komunikasi verbal terhambat oleh kebisingan, tekanan, maupun kecepatan permainan. Bentuk komunikasi non-verbal yang dominan meliputi gestur tangan (menunjuk arah dan kode jari), kontak mata, ekspresi wajah, gerakan tubuh, serta sinyal sederhana seperti tepukan tangan. Kesepakatan kode sebelum pertandingan terbukti membantu pemain mengambil keputusan secara cepat dan akurat, baik dalam situasi menyerang maupun bertahan. Selain meningkatkan koordinasi taktis, komunikasi non-verbal juga berkontribusi terhadap pembentukan chemistry, kepercayaan diri, dan kohesi tim. Dengan demikian, penerapan pola komunikasi non-verbal yang terstruktur dan konsisten dalam latihan memberikan dampak positif terhadap efektivitas kerja sama serta stabilitas ritme permainan tim futsal Internona Samarinda.</p>2026-07-03T00:37:41+00:00Copyright (c) 2026 Hildegardis Rekalisti Dehong, Julianurhttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/5834Analisis Head Position Terhadap Laju Berenang Gaya Crawl2026-07-03T00:41:29+00:00Muhamad Ngafif Syukrimngafif08@students.unnes.ac.idSri Haryonomngafif08@students.unnes.ac.id<p>Efisiensi biomekanika dalam renang gaya crawl sangat dipengaruhi oleh keseimbangan antara gaya dorong dan hambatan hidrodinamika. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh posisi kepala terhadap laju berenang melalui tinjauan literatur komprehensif. Metode yang digunakan berupa sintesis hasil penelitian terdahulu, termasuk simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) dan eksperimen towing-line. Hasil kajian menunjukkan bahwa posisi kepala mendongak meningkatkan luas permukaan depan, memicu separation point lebih dini, serta menambah pressure drag dan zona wake sehingga total hambatan naik 20–35%. Sebaliknya, posisi kepala netral atau menunduk antara ±40°–90° mampu mereduksi hambatan sebesar 10,4–11%. Pembahasan menegaskan bahwa orientasi kepala berfungsi sebagai titik kontrol tulang belakang yang krusial untuk menjaga profil streamline, efisiensi energi, dan stabilitas kecepatan maksimal. Kesimpulan penelitian ini merekomendasikan pelatih dan atlet untuk memprioritaskan koreksi posisi kepala agar sejajar dengan tulang belakang guna mengoptimalkan performa renang gaya crawl.</p>2026-07-03T00:41:29+00:00Copyright (c) 2026 Muhamad Ngafif Syukri, Sri Haryonohttps://stokbinaguna.ac.id/jurnal/index.php/JUMPER/article/view/6004Pengaruh Latihan Leg Press Terhadap Peningkatan Kekuatan Berenang 25 Meter Gaya Dada2026-07-03T02:24:36+00:00Abimanyu Ababil Agwiabimanyuababil7@gmail.comRendhitya Prima Putraabimanyuababil7@gmail.comSeptyaning Lusiantiabimanyuababil7@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan leg press terhadap peningkatan kekuatan berenang 25 meter gaya dada. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental berupa <em>two group pretest–posttest design</em>. Subjek penelitian berjumlah 6 atlet renang yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diberikan latihan leg press dan kelompok kontrol yang menjalani latihan renang tanpa <em>leg press</em>. Perlakuan diberikan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Instrumen penelitian berupa tes renang gaya dada 25 meter dengan pengukuran waktu menggunakan <em>stopwatch</em>. Data dianalisis menggunakan uji <em>paired sample t-test</em> dan independent <em>sample t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan <em>leg press</em> memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan berenang 25 meter gaya dada (p < 0,05). Kelompok eksperimen mengalami peningkatan performa yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol. Dengan demikian, latihan <em>leg press</em> efektif digunakan sebagai metode latihan untuk meningkatkan kekuatan berenang gaya dada pada jarak 25 meter.</p>2026-07-03T00:56:08+00:00Copyright (c) 2026 Abimanyu Ababil Agwi, Rendhitya Prima Putra, Septyaning Lusianti