Pengaruh Kolaborasi dan Kompetensi Terhadap Kinerja Dengan Integritas Sebagai Variabel Mediasi Pada UMKM di Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai

Kolaborasi Kompetensi Integritas Kinerja UMKM PLS-SEM

Authors

  • Novrizal
    ferrynaldi@gmail.com
    Universitas Tamansiswa, Sumatera Barat, Indonesia
  • Didi Aryadi Universitas Tamansiswa, Sumatera Barat, Indonesia
  • Yudas Sabaggalet Universitas Tamansiswa, Sumatera Barat, Indonesia

Downloads

Kinerja UMKM di Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai ditandai dengan pertumbuhan penjualan yang belum optimal akibat keterbatasan pemasaran dan rendahnya inovasi produk. Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan pelanggan tidak efektif, baik dalam mempertahankan pelanggan lama maupun menarik pelanggan baru. Hal ini disebabkan karena masih terbatasnya kolaborasi, kompentesi dan integritas. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui pengaruh kolabotasi dan integritas terhadap kinerja dengan integritas sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan perspektif kausalitas, berfokus pada populasi 412 UMKM di Kabupaten Sipora Utara dan memanfaatkan sampel sebanyak 203 UMKM yang dipilih melalui purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data, khususnya kuesioner, dan informasi tersebut dianalisis menggunakan PLS-SEM melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi, kompetensi, dan integritas berpengaruh terhadap kinerja UMKM dalam bentuk positif dan signifikan. Kolaborasi dan kompetensi berpengaruh terhadap integritas dalam bentuk positif dan signifikan. Kolaborasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM melalui mediasi integritas. Kompetensi tidak berpengaruh terhadap kinerja UMKM melalui integritas sebagai mediator. Hasil uji R-square membuktikan kolaborasi dan kompetensi dapat menjelaskan integritas sebesar 77,9% (tinggi) dan kolaborasi dan kompetensi dapat menjelaskan kinerja UMKM sebesar 85,4% (tinggi). Hasil penelitian ini memberikan makna bahwa meningkatkan kinerja UMKM perlu memperhatikan kolaborasi dan kompetensi serta integritas karena secara langsung dapat mempengaruhi kinerja UMKM dan secara mediasi integritas mampu menjebatani kolaborasi dalam meningkatkan kinerja UMKM tetapi tidak terjadi pada kompetensi. Hal ini dapat dilakukan dengan menyediakan wadah pemasaran dan memperkuat legalitas dengan membuat Peraturan Daerah atau Peraturan Bupati Kepulauan Mentawai yang memuat dan mengatur tentang kolaborasi dan pembinaan UMKM, selain itu UMKM perlu diberikan pelatihan manajemen usaha supaya kompetensi UMKM meningkat